Kau ada di kala ku perlu,
setia menemaniku,
setia menemaniku,
Pegang erat tanganku bila aku jatuh
Kaulah yang selalu,
selalu menemaniku
selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis hidupku
Kaulah yang di situ, setia menungguku
Kaulah yang satu, menjadi sahabatku
Terus menemaniku tanpa rasa jemu
Kau ada di setiap tawa,
di kala bahagia
Kau menjadi sahabatku selamanya
Kaulah yang selalu,
selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis hidupku
Kaulah yang di situ, setia menungguku
Kaulah yang satu, menjadi sahabatku
Tetap bersamamu jika kau perlukanku
Dan ku tak kaku tak kekok
Kalau sampai buntu kita belok yok (yok)
Berjangkit sesama seperti mengusik si melatar
Kau kau jangan kau melampau
Dan kalau siapa mengusik Najwa
Tolong bagitau aku tapau
Ku tahu ku kan selalu ada, pada dirimu
Dan ku harap kau juga rasa begitu
Mendengar kisah pahit manis hidupku
Kaulah yang di situ, setia menungguku
Kaulah yang satu, menjadi
Kaulah yang selalu, selalu menemaniku
Mendengar kisah pahit manis hidupku
Kaulah yang di situ, setia menungguku
Kaulah yang satu, menjadi sahabatku
Sahabatku
![]() |
| Cici |





No comments:
Post a Comment